13 Manfaat Berhubungan Badan alias SEX
https://gilaakses.blogspot.com/2014/05/13-manfaat-berhubungan-badan-alias-sex.html
GilaAkses.com - Pada umumnya berhubungan seks dilakukan untuk menjalin
keintiman dengan pasangan sehingga hubungan menjadi lebih harmonis dan menjaga
kemaslahatan seks. Ternyata dibalik kenikmatannya seks juga memberikan manfaat
yang besar bagi kesehatan dan dapat memperpanjang umur lho guys.
Umumnya pria yang mengalami orgasme sebanyak dua
atau tiga kali dalam seminggu memiliki hidup yang lebih lama dibandingkan
dengan pria-pria yang orgasmenya lebih sedikit. Demikian ucap Yvonne K.
Fulbright, PhD, salah seorang penulis buku terkenal The Secrets of Sexual
Satisfaction, sebagaimana dikutip dari situs Cosmopolitan.
Sebuah penelitian dilakukan di Italia untuk meneliti
hubungan kehidupan seksual dengan tingkat kesehatan pria. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa seks yang sehat akan meminimalisir kadar masalah-masalah
kardiovaskular dalam tubuh.
"Para pria yang aktif secara seksual dan setia
terhadap pasangannya cenderung tidak memiliki masalah yang berarti pada sistem
kardiovaskular yang dimiliki dan cenderung bisa hidup lebih lama," ujar
Emmanuelle Jannini, koordinator tim peneliti, kepada majalah Times of India.
Nah, dari beberapa penjelasan para peneliti diatas berikut
manfaat berhubungan seks bagi kita guys.
1. Seks Membebaskan Stres
Manfaat terbesar dalam hubungan seks adalah menurunkan
tekanan darah dan meredam stres. Penelitian di Skotlandia, seperti dilaporkan
jurnal Biological Psychology awal tahun ini, melibatkan 24
wanita dan 22 pria. Mereka mengaku melakukan hubungan seks rutin, minimal
seminggu sekali. Hasilnya, ditemukan adanya kecenderungan tekanan darah yang
relatif stabil pada pria maupun wanita responden. Hal ini diakui merupakan
bagian dari pengaruh aktivitas hubungan seks bersama pasangan masing-masing.
2. Menurunkan Resiko Kanker
Payudara
Seks yang aktif akan memberikan dampak positif terhadap
organ tubuh dan membuatnya lebih kuat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh
Beverly Whipple, Phd dalam bukunya The Orgasm Answer Guide berkata "risiko
kanker payudara akan berkurang drastis pada wanita yang aktif secara seksual
akibat adanya hormon oksitosin yang meningkat saat tubuh mengalami rangsangan
dan orgasme."
3. Mempertajam Kemampuan
Berpikir/Daya Pikir
Barry Komisaruh, Phd penulis buku The Science of Orgasm
mengatakan berdasarkan hasil scan MRI pada otak perempuan menunjukkan bahwa
ketika mengalami orgasme otak perempuan banyak memanfaatkan oksigen, efeknya
sama seperti saat berolahraga. Sehingga bisa dikatakan bahwa dengan orgasme
teratur akan membuat oksigen lebih banyak di otak dan membuat pikiran jadi
lebih tajam.
4. Mengurangi Rasa Nyeri
Ternyata melakukan seks/mastrubasi saat menstruasi mampu
mengurangi rasa nyeri yang menyerang perut (arthritis) ataupun migren. Hal ini
terjadi karena tubuh menghasilkan hormon dopamin yang memiliki efek sama dengan
obat penenang artinya hormon ini memiliki kemampuan untuk menghilangkan rasa
nyeri tersebut. Selain hormon dopamin tubuh juga menghasilkan hormon endorfin
yang memiliki fungsi yang sama. Manfaat seks adalah membantu tubuh untuk
memproduksi hormon dopamin dan endofrin yang banyak.
5. Membuat Tubuh Lebih Rileks Dan
Meningkatkan Kualitas Tidur
Menurut penelitian, saat berhubungan seks, kadar hormon
oksitosin akan terlepas bersamaan dengan orgasme. Hal ini akan membantu tidur
Anda jadi lebih nyenyak. Cukup tidur berarti baik bagi kesehatan, misalnya
untuk menjaga kestabilan berat badan dan tekanan darah. Perasaan nyaman akibat
keluarnya hormon oksitosin saat berhubungan seks juga memengaruhi tekanan
darah, sehingga orang jadi lebih tenang dan bisa tidur pulas.
6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Aktivitas seks rutin satu atau dua kali seminggu berhubungan
erat dengan peningkatan daya tahan tubuh, terutama antibodi imunoglobulin A
atau IgA. Antibodi ini yang melindungi tubuh dari pengaruh perubahan cuaca dan
infeksi.
Para ilmuwan dari Wilkes University, Pennsylvania, AS, mengambil
contoh air liur 112 orang yang melakukan aktivitas seks seminggu atau dua
minggu sekali. Hasilnya, mereka yang rutin melakukan aktivitas seks seminggu sekali
atau lebih, memiliki antibodi lebih tinggi dibandingkan dengan yang hanya
melakukannya dua minggu sekali.
7. Membantu Tubuh Membakar Kalori
Aktivitas seks selama 30 menit diyakini mampu membakar
lebih dari 85 kalori. Sepertinya tidak terlalu banyak, tetapi jika dilakukan
selama 42 jam (total), yang terbakar sekitar 3.570 kalori, lebih dari cukup
untuk mengurangi berat badan sekitar setengah kilogram.
Tak heran, Patti Britton, Ph.D, seksolog asal Los Angeles
dan President of the American Association of Sexuality Educators and
Therapist menyatakan bahwa seks itu model latihan yang luar biasa
karena sangat bagus dari sudut pandang jasmani dan rohani.
8. Seks Meningkatkan Kesehatan Jantung
Banyak pria berusia di atas 50 tahun merasa takut berhubungan
seks karena berpikir aktivitas tersebut dapat meningkatkan risiko stroke.
Namun, para peneliti dari Inggris, seperti dipublikasikan
dalam Journal of Epidemiology and Community Health, yang
melakukan riset terhadap 914 pria selama 20 tahun dengan gangguan stroke,
justru menemukan fakta lain. Aktivitas seks yang rutin setidaknya dua kali
seminggu mampu menekan risiko serangan jantung fatal.
9.
Seks Mengurangi Risiko Kanker Prostat
Ejakulasi
yang rutin, terutama pada pria berusia 20-an tahun, kemungkinan dapat
mengurangi risiko kanker prostat selama hidupnya, seperti dilaporkan peneliti
asal Australia dalam British Journal of Urology International.
Meski
demikian, ketika tim ahli melakukan pemeriksaan terhadap pria dengan masalah
prostat maupun tidak, yang berusia 30 hingga 50-an, ternyata risiko kanker
prostat tidak ada hubungannya dengan rutinitas ejakulasi. Kenyataan itu cuma
berpengaruh terhadap mereka yang berusia 20-an tahun dengan rata-rata ejakulasi
lima kali atau lebih dalam seminggu, dan tidak signifikan pada kelompok berusia
30-an ke atas.
Studi
lain, seperti dilaporkan dalam Journal of the American Medical
Association mengungkapkan, ejakulasi 21 kali atau lebih dalam sebulan
dapat mengurangi risiko kanker prostat saat usia mulai menua daripada yang
hanya ejakulasi empat sampai tujuh kali per bulan!
10.
Memperkuat Tulang Panggul
Selama
ini wanita lebih mengenal latihan kegel untuk meningkatkan kualitas kemampuan
seksnya. Latihan ini juga dipercaya mengurangi risiko inkontinesia (susah
mengontrol buang air kecil) saat usia mulai menua.
Beberapa
peneliti justru mengungkapkan bahwa aktivitas seks yang rutin bagi wanita
ternyata bermanfaat hampir sama dengan latihan kegel. Aktivitas seks rutin
bahkan memiliki manfaat lebih, yakni membantu memperkuat tulang pinggul, seperti
latihan menahan kencing.
11. Anti
Penuaan
Menurut
penelitian yang dilakukan terhadap 3.500 responden menyatakan bahwa hubungan
seks yang teratur membuat seseorang 7-12 tahun tampak lebih muda dari usia
sebenarnya. Hal ini karena DHEA (dehydroepiandrosterone), hormon suplemen anti
penuaan yang populer, dikeluarkan secara alami selama berhubungan badan. Tepat
sebelum orgasme dan ejakulasi DHEA melonjak hingga tiga sampai lima kali lipat
biasanya.
12. Memperkuat Otot Tubuh
Dalam berhubungan
seks banyak gerakan-gerakan (stunts) yang dilakukan, hal tersebut dapat
membantu mengencangkan dan memperkuat otot-otot tubuh.
13. Meningkatkan Kualitas Hubungan Cinta Pasangan
Sentuhan kasih
sayang meningkatkan kadar oxytocin yaitu zat kimia peningkat hasrat yang
dikeluarkan oleh pituitari. Terlepasnya zat oxytocin secara teratur dapat
memicu hubungan cinta yang alami dan lebih sering melakukan hubungan seks.
