Loading...

7 Kebiasaan Yang Menyebabkan Lemak di Perut

»Untuk Membaca Seluruh Postingan dari Kami, Mohon Untuk Membuka Tab View “Daftar Isi” di Sebelah Kanan, Terima Kasih«


7 Kebiasaan Yang Menyebabkan Lemak Perut

1. Minum Minuman yang Berkarbonasi secara Teratur


Menurut peneliti , mengkonsumsi satu atau dua kaleng soda setiap hari menyebabkan pinggang Anda meningkat setidaknya lima kali lebih cepat daripada mereka yang hampir tidak minum soda selama seminggu. Konsepnya adalah jumlah gula yang tinggi serta pemanis buatan yang digunakan dalam minuman bersoda memicu keinginan Anda untuk makan, sehingga Anda akhirnya makan lebih dari porsi Anda bahkan berkali-kali dan menumpuk didalam perut. Jadi jika Anda ingin menghilangkan rasa dahaga lebih baik memilih smoothie yang sehat, jus buah yang segar atau segelas air lemon.
Lalu mengapa harus repot-repot minum soda ?


2. Menggunakan Piring yang Besar Ketika Makan


Entah itu sarapan, makan siang, makan malam maupun prasmanan perhatikan ukuran piring yang Anda gunakan pada saat makan.
Dalam sebuah survei yang dilakukan pada penderita obesitas, ditemukan bahwa orang-orang ini lebih memilih piring yang lebih besar daripada yang lebih kecil atau menengah. Dengan ukuran piring besar, mereka memiliki banyak ruang untuk makanan mereka. 

Kebiasaan makan menggunakan piring besar menyebabkan Anda mengalami penumpukkan lemak di perut. Hal ini terjadi ketika Anda merasa lapar dan saat itu pula Anda menggunakan piring yang besar untuk makan. Anda cenderung mengkonsumsi lebih banyak makanan daripada yang dibutuhkan oleh tubuh dan membuat perut Anda menyimpan banyak lemak.
Jadi, hindari penggunaan piring yang besar dan biasakan untuk makan secukupnya saja ya guys.


3. Makan Larut Malam


Tahukah kalian, ketika kita tidur tubuh secara alami membakar beberapa timbunan lemak lo. Tapi perlu diketahui bahwa tubuh tidak mampu membakar lemak secara efisien ketika perut kita dalam keadaan penuh alias kenyang. Selain menyebabkan penumpukan lemak di bagian perut, tidur dalam keadaan perut kenyang juga meningkatkan resiko terkena asam lambung dan gangguan percenaan lainnya.
Bagi kalian yang sering makan di atas waktu makan malam ada baiknya untuk berhenti deh, sehat itu mahal lo harganya.


4. Makan Ketika Sedih, Marah ataupun Kesal


Bagi kalian-kalian yang gampang marah, sedih ataupun kesal jangan sekali-kali melampiaskan dengan makan ya. Bisa-bisa lemak pada bersarang tuh di perut kalian.
Mungkin ada benarnya juga ketika kita emosi entah itu marah, sedih ataupun kesal jika dilampiaskan dengan makan emosi kita sedikit berkurang. Tapi, perlu diketahui juga bahwa itu tidak baik buat kesehatan lo guys. Lemak yang tertimbun di perutmu makin lama makin mengerikan karena emosi kita tadi.

Jadi sebaiknya ketika kita stress menanggapinya dengan minum segelas air putih, berbicara dengan teman, atau berjalan-jalan santai. Pilihlah kegiatan yang tidak melibatkan makan, sehingga kalian dapat menghentikan diri dari penimbunan kalori ekstra ketika emosi.


5. Sering Mengkonsumsi Makanan Rendah Lemak (Low-Fat)


Sebagian orang menganggap bahwa makanan yang memiliki kadar lemak tinggi menyebabkan penimbunan lemak di perut. Tapi yang benar adalah makanan yang memiliki kadar lemak tinggi memiliki lemak tak jenuh tunggal yang tidak buruk untuk tubuh kita. Perlu diperhatikan pula ketika kita makan makanan yang low-fat seperti alpukat, minyak zaitun dan biji-bijian berhati-hatilah karena produsen sering menambahkan gula tanpa kita ketahui.
Nah, hati-hati ya buat kalian yang seing makan makanan low fat. Perlu di periksa deh keampuhannya.


6. Kurang Tidur


Idealnya orang dewasa memiliki jam tidur sekitar 7 – 9 jam setiap malam. Namun apa yang terjadi jika kalian tidak cukup tidur.
Tidak hanya membuat kalian kurang fit, ternyata kurang tidur juga membuat kalin memiliki lemak di perut. Hal ini terjadi ketika kalian kurang tidur, tingkat kortisol (hormon stres) meningkat dan menyebabkan kalin mengkonsumsi makanan bergula atau rasa ingin ngemil. Dan lama kelamaan hal ini membuat penumpukan lemak di perut Anda. Nah, usahakan yaa jam tidurnya diatur sebaik mungkin terutama para mahasiswa yang sering nglembur tugas.


7. Tidak Mendapatkan Cukup Protein pada saat Diet   


Umumnya, orang dewasa yang sehat harus mengkonsumsi setidaknya 20 sampai 25 gram protein setiap kali makan, meskipun hal ini tergantung pada tingkat aktivitas dan ukuran tubuh. Dengan meningkatkan asupan protein Anda, Anda dapat mengimbangi gula darah sekaligus mengurangi tingkat insulin untuk metabolisme yang lebih cepat. Terlebih lagi, protein membantu hormon kontrol yang meningkatkan nafsu makan, sehingga Anda dapat langsing secara alami.

Protein banyak dijumpai pada makanan seperti ayam, ikan, telur, keju. Kombinasi antara makanan low fat dan berprotein tinggi sangat baik untuk Anda yang menginginkan tubuh langsing dari atas sampai bawah layaknya gitar Spanyol.
Health and Sex 3949405153124422418

Post a Comment

emo-but-icon

Home item