7 Kebiasaan Yang Menyebabkan Lemak di Perut
https://gilaakses.blogspot.com/2014/04/7-kebiasaan-yang-menyebabkan-lemak-di.html
»Untuk Membaca Seluruh Postingan dari Kami, Mohon Untuk Membuka Tab View “Daftar Isi” di Sebelah Kanan, Terima Kasih«
7 Kebiasaan Yang Menyebabkan Lemak Perut
1. Minum Minuman
yang Berkarbonasi secara Teratur
Menurut peneliti
, mengkonsumsi satu atau dua kaleng soda setiap hari menyebabkan pinggang Anda
meningkat setidaknya lima kali lebih cepat daripada mereka yang hampir tidak
minum soda selama seminggu. Konsepnya adalah jumlah gula yang tinggi serta
pemanis buatan yang digunakan dalam minuman bersoda memicu keinginan Anda untuk
makan, sehingga Anda akhirnya makan lebih dari porsi Anda bahkan berkali-kali
dan menumpuk didalam perut. Jadi jika Anda ingin menghilangkan rasa dahaga
lebih baik memilih smoothie yang sehat, jus buah yang segar atau segelas air
lemon.
Lalu mengapa
harus repot-repot minum soda ?
2. Menggunakan
Piring yang Besar Ketika Makan
Entah itu sarapan,
makan siang, makan malam maupun prasmanan perhatikan ukuran piring yang Anda
gunakan pada saat makan.
Dalam sebuah
survei yang dilakukan pada penderita obesitas, ditemukan bahwa orang-orang ini
lebih memilih piring yang lebih besar daripada yang lebih kecil atau menengah.
Dengan ukuran piring besar, mereka memiliki banyak ruang untuk makanan mereka.
Kebiasaan makan menggunakan piring besar menyebabkan Anda mengalami penumpukkan
lemak di perut. Hal ini terjadi ketika Anda merasa lapar dan saat itu pula Anda
menggunakan piring yang besar untuk makan. Anda cenderung mengkonsumsi lebih
banyak makanan daripada yang dibutuhkan oleh tubuh dan membuat perut Anda
menyimpan banyak lemak.
Jadi, hindari
penggunaan piring yang besar dan biasakan untuk makan secukupnya saja ya guys.
3. Makan Larut
Malam
Tahukah kalian,
ketika kita tidur tubuh secara alami membakar beberapa timbunan lemak lo. Tapi
perlu diketahui bahwa tubuh tidak mampu membakar lemak secara efisien ketika
perut kita dalam keadaan penuh alias kenyang. Selain menyebabkan penumpukan
lemak di bagian perut, tidur dalam keadaan perut kenyang juga meningkatkan
resiko terkena asam lambung dan gangguan percenaan lainnya.
Bagi kalian yang
sering makan di atas waktu makan malam ada baiknya untuk berhenti deh, sehat
itu mahal lo harganya.
4. Makan Ketika
Sedih, Marah ataupun Kesal
Bagi
kalian-kalian yang gampang marah, sedih ataupun kesal jangan sekali-kali
melampiaskan dengan makan ya. Bisa-bisa lemak pada bersarang tuh di perut
kalian.
Mungkin ada
benarnya juga ketika kita emosi entah itu marah, sedih ataupun kesal jika
dilampiaskan dengan makan emosi kita sedikit berkurang. Tapi, perlu diketahui
juga bahwa itu tidak baik buat kesehatan lo guys. Lemak yang tertimbun di
perutmu makin lama makin mengerikan karena emosi kita tadi.
Jadi sebaiknya
ketika kita stress menanggapinya dengan minum segelas air putih, berbicara
dengan teman, atau berjalan-jalan santai. Pilihlah kegiatan yang tidak
melibatkan makan, sehingga kalian dapat menghentikan diri dari penimbunan
kalori ekstra ketika emosi.
5. Sering
Mengkonsumsi Makanan Rendah Lemak (Low-Fat)
Sebagian orang
menganggap bahwa makanan yang memiliki kadar lemak tinggi menyebabkan
penimbunan lemak di perut. Tapi yang benar adalah makanan yang memiliki kadar
lemak tinggi memiliki lemak tak jenuh tunggal yang tidak buruk untuk tubuh
kita. Perlu diperhatikan pula ketika kita makan makanan yang low-fat seperti
alpukat, minyak zaitun dan biji-bijian berhati-hatilah karena produsen sering
menambahkan gula tanpa kita ketahui.
Nah, hati-hati
ya buat kalian yang seing makan makanan low fat. Perlu di periksa deh
keampuhannya.
6. Kurang Tidur
Idealnya orang
dewasa memiliki jam tidur sekitar 7 – 9 jam setiap malam. Namun apa yang
terjadi jika kalian tidak cukup tidur.
Tidak hanya
membuat kalian kurang fit, ternyata kurang tidur juga membuat kalin memiliki
lemak di perut. Hal ini terjadi ketika kalian kurang tidur, tingkat kortisol
(hormon stres) meningkat dan menyebabkan kalin mengkonsumsi makanan bergula
atau rasa ingin ngemil. Dan lama kelamaan hal ini membuat penumpukan lemak di
perut Anda. Nah, usahakan
yaa jam tidurnya diatur sebaik mungkin terutama para mahasiswa yang sering
nglembur tugas.
7.
Tidak Mendapatkan Cukup Protein pada saat Diet
Umumnya,
orang dewasa yang sehat harus mengkonsumsi setidaknya 20 sampai 25 gram protein
setiap kali makan, meskipun hal ini tergantung pada tingkat aktivitas dan
ukuran tubuh. Dengan meningkatkan asupan protein Anda, Anda dapat mengimbangi
gula darah sekaligus mengurangi tingkat insulin untuk metabolisme yang lebih
cepat. Terlebih lagi, protein membantu hormon kontrol yang meningkatkan nafsu
makan, sehingga Anda dapat langsing secara alami.
Protein
banyak dijumpai pada makanan seperti ayam, ikan, telur, keju. Kombinasi antara
makanan low fat dan berprotein tinggi sangat baik untuk Anda yang menginginkan
tubuh langsing dari atas sampai bawah layaknya gitar Spanyol.






